Cekcok
Ketika dikonfirmasi, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, membenarkan situasi ini setelah menerima laporan dan koordinasi dari Polres Ciamis.
“Korban berinisial I (19) ternyata bukan korban begal seperti yang diklaim oleh temannya, melainkan dibunuh dalam sebuah pertikaian di kamar kosnya di Bandung,” kata AKBP Abdul Rahman saat dihubungi, Minggu (16/03/2025).
Pembunuhan itu bermula pada malam Jumat, 7 Maret 2025, ketika I terlibat cekcok hebat dengan pelaku utama, M, yang diduga adalah teman dekatnya.
Dalam keadaan emosi, M menikam I dengan pisau hingga menyebabkan luka fatal.
Korban sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit oleh pelaku, akan tetapi nyawanya tak tertolong.
Selanjutnya, alih-alih melaporkan kejadian yang sebenarnya, M beserta dua temannya justru mencoba menutupi kejahatan itu dengan membawa jenazah I ke kampung halamannya di Cihaurbeuti, dua hari setelah peristiwa.
Mereka mengarang cerita bahwa I tewas akibat pembegalan, nyatanya I meninggal karena dibunuh…Teganya, kalian…***


