KITAINDONESIASATU.COM – Operasi pencarian korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat hari ini menorehkan kabar duka yang sangat mendalam. Tim SAR gabungan berhasil menemukan sedikitnya 21 jenazah mengambang di sepanjang aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Jenazah-jenazah ini diduga kuat adalah korban yang terseret arus deras banjir bandang dari hulu.
Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, menyatakan bahwa penemuan massal ini terjadi dalam satu hari operasi, Sabtu (29/11). “Total 21 jenazah sudah kami evakuasi dari aliran sungai Batang Anai. Mereka ditemukan di berbagai titik, banyak yang tersangkut di bebatuan dan pepohonan di tepi sungai,” jelas Abdul Malik.
Penemuan ini menambah panjang daftar korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar sejak beberapa hari terakhir. Proses identifikasi jenazah kini tengah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan membantu proses identifikasi.
Tim di lapangan menduga masih ada korban lain yang belum ditemukan, terutama mengingat banyaknya laporan warga yang hilang di wilayah hulu seperti Tanah Datar dan Kota Padang Panjang.
Pencarian difokuskan hingga ke muara sungai, dengan melibatkan tim penyelam, perahu karet, dan drone pemantau. Kondisi arus sungai yang deras dan air yang keruh menjadi tantangan utama bagi tim evakuasi.(*)


