KITAINDONESIASATU.COM – Lebih dari 200 pendaki terjebak badai salju di Gunung Everest. Tim penyelamat berusaha evakuasi meski cuaca ekstrem. Simak update terbaru kondisinya.
Sebuah operasi penyelamatan darurat diluncurkan di Gunung Everest untuk mengevakuasi lebih dari 200 pendaki yang terjebak akibat badai salju tak terduga yang menghantam atap dunia tersebut. Cuaca ekstrem ini telah mengacaukan musim pendakian Oktober yang biasanya cerah dan kondusif.
Hingga saat ini, media pemerintah China melaporkan bahwa 350 orang telah berhasil dievakuasi, sementara sisanya masih menunggu bantuan di lokasi.
Para pendaki yang terdampar terpaksa bertahan dengan memasak mie instan sambil menunggu tim penyelamat tiba.
Seorang pendaki, Eric Wen, menggambarkan situasi yang mengerikan di mana hujan salju turun tanpa henti, menyelimuti perkemahan mereka dan memaksa mereka untuk pindah.
“Kami hampir tidak bisa melihat Everest sama sekali. Salju harus terus-menerus disekop dari tenda kami setiap 10 menit,” ujarnya.
Akibat kondisi tersebut, tiga pendaki dilaporkan menderita hipotermia meski telah mengenakan pakaian ekspedisi yang layak.


