Berita UtamaNews

Tragedi Laut Merah! Gelombang Tinggi Tenggelamkan Kapal Sea Story, Empat Jenazah Ditemukan

×

Tragedi Laut Merah! Gelombang Tinggi Tenggelamkan Kapal Sea Story, Empat Jenazah Ditemukan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 35
Kapal pesiar mewah Sea Story (Foto: Red Sea Governorate/Facebook)

KITAINDONESIASATU.COM – Angkatan Laut Mesir menemukan empat jenazah dan menyelamatkan lima orang dari Laut Merah sehari setelah kapal wisata besar tenggelam akibat gelombang tinggi.

Pejabat setempat menyebutkan tujuh orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Demikian dilaporkan The Guardian pada Selasa, 26 November 2024.

Gubernur Laut Merah, Amr Hanafi, menjelaskan bahwa kapal pesiar Sea Story dihantam gelombang besar pada Senin dan tenggelam dalam waktu kurang dari tujuh menit.

Kapal sepanjang 34 meter itu membawa 30 wisatawan dari berbagai negara dan 14 awak kapal. Kapal tersebut sempat mengirimkan sinyal darurat pada pukul 5.30 pagi waktu setempat.

Menurut pernyataan gubernur, beberapa penumpang masih berada di kabin saat gelombang menghantam kapal yang memiliki empat dek itu.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi tentang kewarganegaraan korban yang ditemukan, namun pejabat menyebutkan bahwa yang hilang termasuk warga Mesir dan asing.

BBC melaporkan dua di antaranya berasal dari Inggris, meski belum ada konfirmasi dari pemerintah Inggris.

Kapal tersebut membawa total 44 orang, terdiri dari 13 warga Mesir, –termasuk awak kapal– dan 31 warga asing dari negara-negara seperti AS, Jerman, Inggris, Polandia, Belgia, Swiss, Finlandia, China, Slowakia, Spanyol, dan Irlandia.

Lebih dari 20 orang diselamatkan pada hari Senin di selatan Marsa Alam, sebagian di antaranya dirawat secara medis.

BBC juga melaporkan dua warga Inggris selamat, dan pemerintah Inggris memberikan bantuan konsuler.

Lima orang lagi, –dua warga Belgia, satu Mesir, satu Swiss, dan satu Finlandia–berhasil diselamatkan pada hari Selasa.

Sementara itu, Jerman melaporkan tiga warganya masih hilang dan tiga lainnya selamat.

Polandia mengonfirmasi dua warganya masih hilang, sedangkan Irlandia menyatakan satu warganya selamat dan dalam kondisi baik. Pemerintah Spanyol juga melaporkan lima warganya berhasil diselamatkan.

Laut Merah, yang terkenal dengan terumbu karangnya, merupakan destinasi pariwisata penting bagi Mesir.

Sea Story, yang dibangun pada 2022 dan berkapasitas 36 penumpang, dinyatakan layak beroperasi setelah menjalani pemeriksaan keselamatan pada Maret lalu.

Kapal ini memulai perjalanan lima hari dari Marsa Alam sebelum mengalami kecelakaan.

Otoritas meteorologi Mesir sebelumnya telah memperingatkan akan adanya gelombang tinggi dan kondisi laut yang buruk, menyarankan agar aktivitas maritim dihentikan pada Minggu dan Senin.

Operasi penyelamatan saat ini terus berlangsung di bawah koordinasi militer Mesir.- ***

Sumber:
Reuters, The Guardian, Associated Press

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *