KITAINDONESIASATU.COM – Sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 12 lainnya terluka dalam insiden tragis yang terjadi di Stasiun Kereta Api New Delhi pada Sabtu malam.
Kejadian ini berlangsung saat ribuan peziarah bergegas naik kereta untuk menghadiri festival Maha Kumbh di Prayagraj, India.
Korban yang tewas, termasuk hampir selusin wanita dan lima anak-anak, terjebak dalam kerumunan yang sangat padat ketika penumpang berlari menuju dua kereta yang terlambat.
Insiden ini terjadi di peron 14 dan 15 setelah perubahan peron yang diumumkan secara keliru oleh pihak stasiun, memicu kebingungan dan kekacauan.
Foto dan video yang beredar menunjukkan kepadatan luar biasa di stasiun, dengan ratusan penumpang saling bertabrakan dan jatuh tanpa adanya langkah-langkah pengamanan yang memadai.
Meski awalnya pihak berwenang membantah laporan tentang kerumunan, mereka kemudian mengkonfirmasi jumlah korban tewas setelah tengah malam.
Seorang porter yang berada di stasiun menjelaskan soal mayat yang ditemukan di peron yang kemudian diangkat dan dibawa ke ambulans.
“Kami mengangkat setidaknya 15 mayat dan membawanya dengan ambulans. Semua yang ada di peron hanyalah sepatu dan pakaian,” kata dia seperti dikutip dari Independent, Senin 17 Februari 2025.
“Ketika kerumunan dari peron 12 dan luar stasiun berusaha mencapai peron 16, mereka bertabrakan di eskalator dan tangga. Kami segera menghubungi polisi dan ambulans datang untuk membawa korban ke rumah sakit,” kata dia lagi.



