“Tanggung jawab kami adalah memastikan anak-anak korban mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak. Kami akan mengambil alih tanggung jawab tersebut,” kata Dedi Mulyadi saat mengunjungi keluarga korban di RSUD Pameungpeuk.
Penanganan Lokasi dan Investigasi
Pasca ledakan, TNI telah mengamankan dan mensterilkan lokasi kejadian untuk menjaga keselamatan masyarakat sekitar. Tim investigasi dari Puspalad bersama pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut.
“Area pemusnahan amunisi merupakan lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Garut yang rutin digunakan untuk kegiatan pemusnahan amunisi sesuai prosedur,” jelas Kapuspen TNI.
Pihak TNI berkomitmen mengusut tuntas insiden ini dengan transparan dan meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa di masa depan.***



