Berita Utama

Tinggalkan Jas Bankir, Agus Setyadi Bisnis Kambing Etawa

×

Tinggalkan Jas Bankir, Agus Setyadi Bisnis Kambing Etawa

Sebarkan artikel ini
kambing
agus setyadi (kiri) bersama rekannya sesama pecinta kambing etawa berada di peternakannya di kecamatan sampang, cilacap, jawa tengah. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kisah inspiratif datang dari Agus Setyadi, seorang mantan bankir bank swasta terbesar di Indonesia yang punya karier cemerlang di sektor keuangan demi mengejar panggilan hati di dunia peternakan. Setelah puluhan tahun berkutat dengan angka, deal besar, dan pakaian formal, Agus kini menemukan kepuasan finansial dan batin yang lebih dalam dengan menjadi pengusaha kambing Etawa.

Keputusan Agus untuk banting setir dari zona nyaman perbankan ke bisnis ternak bukanlah tanpa risiko. Ia menyadari potensi besar dalam bisnis Kambing Etawa, khususnya yang berfokus pada kualitas genetik unggul untuk kontes dan produksi susu perah. Modal utamanya bukan hanya tabungan, tetapi juga semangat belajar yang tinggi dan keyakinan akan prospek pasar.

“Dulu, saya bekerja di kantor ber-AC, gaji besar. Tapi ada rasa jenuh yang mendalam,” ujar Agus yang kini bermukim di Cilacap, Selasa 11 November 2025. “Setelah saya pelajari, beternak kambing Etawa ini bukan hanya soal untung rugi, tapi ada nilai keindahan dan kepuasan tersendiri saat melihat hasil pembiakan kita dihargai tinggi.”

Di bawah bendera peternakannya, De Favorit Farm yang terletak di Desa Peketingan, Kecamatan Sampang, Cilacap, Jawa Tengah, Agus fokus pada pemuliaan Kambing Etawa Kaligesing, yang dikenal memiliki postur gagah dan performa terbaik.

Ia menerapkan manajemen peternakan modern, mulai dari nutrisi pakan yang terukur, sanitasi kandang yang ketat, hingga teknik breeding yang cermat.

Kisah Agus Setyadi menjadi bukti bahwa keberanian mengambil risiko dan profesionalisme dalam mengelola peternakan bisa membawa kesuksesan yang tak kalah menjanjikan dari dunia korporat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *