Berita UtamaNews

Tiga Kematian Dua Hari Akibat Kecelakaan di Gresik, Tabrakan Adu Banteng dan Menghindari Jalan Rusak

×

Tiga Kematian Dua Hari Akibat Kecelakaan di Gresik, Tabrakan Adu Banteng dan Menghindari Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
kecelakaan gresik7
Ilustrasi 3 kecelakaan di wilayah Kabupaten Gresik menewaskan 3 orang pengendara motor. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Selama dua hari kemarin hari Jumat dan Sabtu terdapat 3 peristiwa kecelakaan mematikan dengan 3 orang meninggal dunia.

Dua kecelakaan akibat kecerobohan pengendara di jalan raya saat hendak mendahului kendaraan di depannya melibatkan pengendara sepeda motor dengan mobil bus dan Innova.

Sementara satu kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor dan dump truk yang sama-sama menghindari jalan bergelombang atau jalan rusak.

Gagal Menyalip Truk, Pelajar Cerme Gresik Dipingpong Pengendara Sepeda Motor Hingga Tewas

Berikut ini uraian dan analisa dari berbagai sumber akibat kecelakaan yang terjadi di wilayah Gresi, agar menjadi pelajara para pengendara di jalan raya, berikut kejadiannya:

  • Kecelakaan Jumat, 21 Februari 2205
    Kecelakaan truk tronton B 9459 SYW vs pengedara sepeda motor Honda Beat S 4920 JBD di Jalan Raya Pantura, Panceng Kabupaten Gresik, Jumat (21/2/2025) siang pukul 13:30 WIB.

Akiabat kecelakaan itu seorang pengendara motor bernama Budi Hartono (55) warga Kemblagi, Mojokerto meninggal dunia ditempat kejadian.

Kecelakaan terjadi akaibat dua kendaraan sama-sama menghindari jalan rusak bergelombang di sekitar lokasi kejadian.

Sepeda motor dikendarai Agus Sunyoto membonceng Tomira melaju dari arah timur ke arah barat, di tengah perjalanan korban berusaha menghindari jalan bergelombang dan mengambil haluan ke kakan hingga posisinya agak ke tengah jalan raya.

Namun nahas ketika bersamaan dari arah berlawanan dump truk tronton B 9459 SYW dikemudikan Budi Hartono juga melakukan hal yang sama, mengjindari jalan bergelombang.

Jadwal Samsat Keliling Polres Gresik Selama Bulan Februari 2025, Simak Lokasinya

Sehingg kedua kendaraan sama-sama mengambil haluan ke tengah, dump truk membututi kendaraan di depannya, tanpa menyadari dari depan ada sepeda motor dan langsung membanting strir ke kiri.

Namun pengendara Beat Agus Sunyoto tak mampu menghindari hingga terjadi tabrakan di bagian belakang truk hingga Agus meninggal di tempat kejadian perkara.

Sementara Tomira mengalami luka-luka berat langsung dilarikan ke Puskesmas Panceng sementara korban meninggal dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

  • Kecelakaan Sabtu, 22 Februari 2025 pukul 03:40 WIB
    Sementara kecelakaan adu banteng terjadi di Jalan Raya Morowudi, Cerme, Sabtu (22/2/2025) pukul 03:30 WIB melibatkan Honda Scoopy W 3764 CS vs mobil Grand Max N 1454 AAB.

Kendaraan Scoopy dikemudikan Jovan Dwi Kurniawan (20), Warga Dusun Bengkelo Kodul, Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik.

Sementara mobil Grand Max dikemudikan Muhammad Restu Irwana (22) warga Desa Jati Tengah, Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.

SIM Keliling Gresik untuk Pekan ini Bulan Februari 2025

Kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan arah di Jalan Raya Morowudi, pengendara motor sedang menyalip truk didepannya dari sisi kanan.

Namun karena salah perhitungan dari arah berlawanan juga melaju kencang mobil Grand Max hingga terjadi tabrakan adu banteng hingga kendaraan sepeda motor terpental dan pengendara meninggal dunia di tempat kejadian.

  • Kecelakaan Sabtu, 22 Februari 2025 pukul 12:00 WIB
    Kecelakaan serupa juga terjadi di Jalan Raya Deandles Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Gresik, Sabtu (22/2/2025) pukul 12:00 WIB.

Kecekakaan adu banteng melibatkan mobil Innova L 1307 DAL dikemudikan Suparman warga Pamekasan, madura vs sepeda motor Honda Beat W 6728 AZ dikemudikan Sumantri (55) warga Sidomukti, kebomas Gresik.

Kecelakaan terjadi bermula dari kendaraan sepeda motor yang hendak menyalip dari arah timur ke arah barat di Hutan Surowiti, Panceng.

Pengendara melaku dengan kecepatan tinggi menyalip bus di depannya, namun tiba-tiba sepeda motor kehilangan kendali dan terjatuh ke kanan.

Pada hal dari arah berlawanan melaju mobil Innova hingga Sumantri tertabrak hingga tubuh korban membentur bagian depan mobil hingga terlempar beberapa meter dari kendaraannya.

Akibat benturan kera, korban akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian, yang langsung dievakuasi ke PKU Muhammadiyah Sekapuk.

Seluruh kasus kecelakaan di atas kini sudah dalam penanganan Satlantas Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut, serta seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan.

Dari hasil analisa dirangkum dari berbagai sumber kecelakaan di wilayah Gresik terjadi akibat kelalian seperti kecerobohan pengendara dan pelanggaran lalu lintas, roda dua mendominasi kecelakaan itu.

Studi khusus di wilayah Kecamatan Duduk Sampeyan mengidentifikasi kecelakaan diperngaruhi faktor kondisi lingkungan jalan dan kelalaian pengendara jalan.

Untuk mengantisipasi masalah ini perlu peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan agar mematuhi aturan lalu lintas, serta agar lebih berhati-hati dan fokus dalam berkendara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *