KITAINDONESIASATU.COM – Hari masih pagi sekali. Jarum jam menunjukkan angka empat. Ridwan Kamil melangkah perlahan, memasuki bangunan Masjid Jami Assalafiyah di kawasan Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, pada Rabu (27/11/2024)
Calon Gubernur Jakarta urutan nomor 1 ini mengawali hari ini dengan shalat subuh berjamaah.
Kemudian, mantan Gubernur Jawa Barat ini melanjutkan dengan berziarah ke makam Pangeran Jayakarta, seorang pahlawan yang pernah berperang melawan penjajah Belanda pada 1610.
Masjid Jami Assalafiyah yang berdiri sejak empat abad lampau, bagi RK merupakan kunjungi penting menghadapi Pilkada serentak di tanah air, termasuk Jakarta.
“Saya sengaja berziarah ke Pangeran Jayakarta, guna berdoa kepada Allah agar memperoleh yang terbaik bagi Jakarta,” kata Ridwan Kamil kepada wartawan, pada Rabu, di Jakarta.
Ridwan Kamil berharap, kisah perjuangan Pangeran Jayakarta bisa menjadi inspirasi generasi muda untuk tidak kenal lelah memperjuangkan idealisme.
Setelah itu, mantan Walikota Bandung ini menemui pimpinan partainya, Bahlil Lahadalia, pada pukul 08.00 WIB di Jalan Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan.
Usai bertemu Bahli, RK langsung menuju ke Bandung, Jawa Barat. Melakukan sungkem kepada ibunda, Tjutju Sukaesih yang berusia 85 tahun.
RK bercerita bahwa ibunya pernah memintanya menyelesaikan jabatan sebagai Walikota Bandung, meskipun ada tawaran dari partai politik yang siap mendukungnya untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta pada Pilkada 2017 silam.
“Ibunda saya selalu berpesan bahwa pemimpin yang baik menunaikan tanggung jawabnya dan menggunakan kekuasaan dengan amanah, selalu memperhatikan dan mengangkat kaum yang lemah,” ucap Ridwan Kamil.
Kali ini, katanya, ibunya merestui dirinya maju sebagai cagub Jakarta karena telah menunaikan tugas sebagai gubernur Jabar.
“Insya Allah langkah berikutnya diridhoi. Karena itu, saya datang minta restu ke ibu sekalian sungkeman,” tuturnya.
Usai mencoblos di Bandung, pada pukul 11.00 WIB, ia kembali ke Jakarta. “Saya akan memantau hasil quic count di Hotel Sultan bersama Pak Suswono,” katanya mengakhiri.***
Editor Aam Permana S

