Transisi dari seorang murid yang mendapat arahan langsung dari sang dewa, menjadi maestro yang tak tergantikan, adalah salah satu kisah terindah dan paling puitis dalam sejarah olahraga.
Fakta ini menjelaskan mengapa unggahan @TribunMilano tersebut sukses membuat jutaan orang meneteskan air mata dan kembali mengenang jasa legenda Argentina yang telah berpulang.
Meski raga Diego Maradona telah tiada, semangat, karisma, dan instruksinya seolah terus hidup dalam setiap langkah magis Lionel Messi di atas lapangan hijau.
Duo legenda Argentina ini akan selamanya terukir di alam semesta sebagai dua dewa sepak bola yang tak akan pernah ada duanya.
Akankah Lionel Messi mempersembahkan trofi Piala Dunia 2026 sebagai hadiah terindah dan persembahan bakti untuk arwah sang maestro? Kita saksikan kelanjutan kisah epik dan penuh air mata ini di panggung tertinggi sepak bola dunia!
Yang pasti, Messi dalam laga seru Argentina vs Aljazair, berhasil membuat gol indah yang membuat Arrowhead Stadium bergemuruh oleh fans Argentina.***

