Berita Utama

Tersentuh Kisah Sepasang Lansia Terlantar, Rudy Susmanto Kirim Bantuan dan Bangun Rumah

×

Tersentuh Kisah Sepasang Lansia Terlantar, Rudy Susmanto Kirim Bantuan dan Bangun Rumah

Sebarkan artikel ini
rumah 1
Pemerintah Kabupaten Bogor saat meninjau langsung kondisi Ibu Murhati dan Abah (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Kisah pilu sepasang lansia yang terlantar di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menggugah perhatian publik. Respons cepat pun datang langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang tak tinggal diam begitu mendapat laporan dari warga. Ia segera memerintahkan jajarannya untuk turun tangan dan memastikan pasangan lansia tersebut mendapat bantuan serta hunian yang layak.

Bupati Rudy langsung menginstruksikan Dinas Sosial serta Camat Pamijahan untuk menangani kondisi tersebut secara serius pada Jumat 30 Mei 2025 kemarin.

“Saya mendapatkan laporan tentang kondisi Ibu Murhati dan Abah yang terlantar, dan saya langsung instruksikan kepada Dinas Sosial serta Camat Pamijahan untuk menindaklanjuti secepatnya,” ujar Bupati Bogor, Sabtu 31 Mei 2025.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto dalam menjamin kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh warganya, tanpa terkecuali.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Camat Pamijahan Wawan Suryana menyatakan bahwa pada Kamis malam, sekitar pukul 21.30 WIB, pihaknya langsung melakukan aksi lapangan.

“Saya langsung memerintahkan kepada Sekretaris Camat (Sekcam), didampingi oleh Pembina Wilayah Satpol PP dan berkoordinasi dengan pemerintah desa, untuk segera datang ke lokasi di Kampung Babakan RT 001 RW 008 Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan. Kami membawa bantuan berupa sembako dan sejumlah bantuan uang tunai,” ujar Wawan.

Tak hanya bantuan logistik, Pemkab Bogor melalui kecamatan juga menyiapkan tempat tinggal sementara berupa kontrakan bagi pasangan lansia tersebut. Namun, situasi berangsur membaik ketika anak kandung dari pasangan itu, Amani, memutuskan membawa kedua orang tuanya tinggal bersamanya di Kampung Cimanggu, Desa Cibunian.

Kepedulian keluarga pun mengalir. Seorang anggota keluarga bernama Ibu Kayah bahkan menghibahkan sebidang tanah seluas 9×12 meter untuk tempat tinggal baru Ibu Murhati dan Abah. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kecamatan bersama Pemerintah Desa Cibunian segera menyusun usulan pembangunan rumah dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bogor.

Camat Pamijahan menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat sistem pendataan warga rentan dan meningkatkan koordinasi dari tingkat RT hingga kecamatan untuk mencegah kasus serupa.

“Saya ingin RT, RW dan kepala desa aktif memantau warganya. Jangan sampai ada warga kita yang membutuhkan, tetapi tidak tertangani karena kurangnya informasi,” tandasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *