Berita UtamaNews

Tengkorak Misterius 300.000 Tahun di Yunani: Bukan Manusia, Melainkan Hominid Purba!

×

Tengkorak Misterius 300.000 Tahun di Yunani: Bukan Manusia, Melainkan Hominid Purba!

Sebarkan artikel ini
Tengkorak misterius Yunani
Tengkorak misterius Yunani (Ist)

Estimasi usia baru menegaskan kemungkinan koeksistensi Homo heidelbergensis dengan nenek moyang Neanderthal di Eropa pada periode Pleistosen Tengah.

Fakta ini menambah misteri sekaligus nilai ilmiah tengkorak misterius Yunani tersebut.

Laporan New York Post menyebutkan, populasi Eropa dari Homo heidelbergensis berevolusi menjadi Neanderthal, sementara populasi Afrika diduga menjadi leluhur manusia modern.

Hal ini menjadikan tengkorak hominid purba 300.000 tahun di Petralona sebagai penghubung penting dalam garis keturunan manusia.

Lokasi penemuan fosil, Gua Petralona Yunani, terletak di Chalkidiki, sekitar 50 km dari Thessaloniki. Gua kapur berusia Jurassic Atas ini menyimpan jaringan karst horizontal yang luas.

Keunikan Petralona dibanding situs lain adalah tengkoraknya yang menyatu dengan dinding gua karena akumulasi kalsit, membentuk stalagmit kecil di bagian dahinya, membuat tengkorak misterius Yunani ini terlihat semakin unik.

Para peneliti meyakini individu tersebut adalah laki-laki, sehingga dijuluki “manusia Petralona”.

Menariknya, tengkorak ini memiliki kemiripan kuat dengan tengkorak yang ditemukan di Kabwe, Zambia, yang juga berasal dari sekitar 300.000 tahun lalu dan kini diklasifikasikan sebagai Homo heidelbergensis.

Kemiripan ini semakin memperkuat posisi tengkorak hominid purba 300.000 tahun sebagai salah satu bukti kunci dalam sejarah evolusi manusia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *