Berita UtamaSepakbola

Tekanan Berat Pelatih Arteta Hadapi Sporting Lisbon, Risiko Pemain Kunci Terkena Sanksi Skorsing

×

Tekanan Berat Pelatih Arteta Hadapi Sporting Lisbon, Risiko Pemain Kunci Terkena Sanksi Skorsing

Sebarkan artikel ini
Zubimendi
Pemain kunci Arsenal, Zubimendi

KITAINDONESIASATU.COM – Leg pertama laga perempat final Liga Champions 2026 akan mempertemukan Arsenal vs Sporting Lisbon Rabu (8/4/2026) pukul 02:00 WIB dini hari.

Di sisi lain Arsenal yang bermain di kandang Sporting Lisbon menghadapi situasi sulit karena kehilangan pemain dan risiko skorsing bagi pemain kunci di lini tengah.

Kini Arsenal sedang melewati masa sulit, dan tekanan semakin meningkat dihadapi pelatih Mikel Arteta, sebelum perjalanan ke Estadio Jose Alvalade untuk leg pertama perempat final Liga Champions.

Bahkan The Gunners telah mengalami serangkaian kemunduran di kompetisi piala domestik di seperti Piala Carabao dan Piala FA, ini menjadi masalah baru saat bermain di Liga Champions.

Kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Piala Carabao, diikuti kekalahan 1-2 dari Southampton di perempat final Piala FA, memberikan pukulan telak bagi ambisi tim untuk meraih banyak trofi.

Baca Juga  Pemkab Tangerang Klaim Biaya Rakor di Bandung Hanya Rp 900 Juta, Bayar EO Rp 400 Juta

Kini melalui laga Liga Champions diharapkan menjadi penyelamat mereka untuk menyelamatkan musim ini, tetapi masalah kartu kuning terus menghantui skuad.

Ancaman terbesar bagi Arsenal terletak di lini tengah dengan Martin Zubimendi, gelandang Spanyol berusia 26 tahun ini benar-benar berada di ambang bahaya.

Dengan sistem akumulasi kartu kuning 3-5-7-9 yang ketat dari UEFA, Zubimendi hanya berjarak satu kartu kuning dari skorsing.

Jika ia mendapatkan kartu kuning di Lisbon, ia akan absen pada leg kedua yang krusial di Emirates, ini akan menjadi masalah baru Arsenal.

Baca Juga  Bukan Yalla! Link Streaming Bodo Glimt vs Inter Milan 19 Februari 2026

Lebih berbahaya lagi, jika ia menghindari jebakan kartu kuning di Portugal tetapi menerimanya di London, ia bisa absen pada leg pertama semifinal jika Arsenal lolos untuk menghadapi Barcelona atau Atletico Madrid.

Situasi Christian Norgaard pun tidak lebih baik, gelandang asal Denmark ini, yang sering dipilih sebagai cadangan taktis untuk Zubimendi, telah mengumpulkan dua kartu kuning.

Satu kartu kuning lagi akan mengakibatkan fatal berupa skorsing otomatis, hal ini menempatkan Arsenal dalam posisi sulit dari segi personel.

Karena kedua pemain terpenting mereka di lini tengah harus bermain dengan sangat hati-hati, menghindari kontak fisik berlebihan yang dapat membahayakan rencana jangka panjang tim di kompetisi Eropa dan Liga Premier.

Baca Juga  KPK: Mantan Sekjen Kemnaker Diduga Terima Dana Pemerasan Rp12 Miliar

Sebaliknya, Sporting CP justru mengalami pukulan yang lebih besar di pertandingan leg pertama ini karena absennya kapten mereka, Morten Hjulmand.

Pemain asal Denmark itu menerima kartu kuning kelimanya dalam kemenangan telak 5-0 melawan Bodo atau Glimt – sebuah pertandingan di mana tim Portugal itu melakukan comeback luar biasa setelah kalah 0-3 di leg pertama.

Hjulmand adalah jantung permainan Sporting, dengan statistik yang sangat mengesankan, tingkat akurasi umpan 91%, memenangkan 67% duel, dan rata-rata dua tekel dan enam perebutan bola per pertandingan.

Absennya Hjulmand tak diragukan lagi akan meninggalkan kekosongan besar dalam skema taktik juara bertahan Portugal.

Ini adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan Arsenal jika mereka ingin mendapatkan keuntungan.

Tanpa kendali dan intensitas Hjulmand, lini tengah Sporting akan menjadi lebih rentan dari sebelumnya terhadap tekanan dari para striker London.

Tujuan Arsenal tidak lain adalah mengamankan hasil yang menguntungkan di Lisbon, sebelum pertandingan leg kedua di Stadion Emirates pekan depan, untuk menegaskan status mereka sebagai kandidat juara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *