Lebih lanjut, Rivelino mengungkapkan bahwa TC Tirta Pakuan telah menggelar berbagai pelatihan lintas bidang di lingkungan internal perusahaan. Mulai dari direktorat teknik, bagian produksi, hingga unit Transmisi dan Distribusi (Trandis) yang telah beberapa kali mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi.
“Bagian pelayanan pelanggan juga sudah mengikuti pelatihan *service excellence*. Jadi bagaimana mereka menangani atau meng-handle pelanggan, keluhan pelanggan, dan lainnya diberikan saat pelatihan,” ujarnya.
Selain untuk pegawai internal, TC Tirta Pakuan juga menjalin kerja sama dengan **Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia)** dalam penyelenggaraan pelatihan dan diklat manajemen air minum.
“Ada pelatihan yang dikerjasamakan dengan Perpamsi, pelatihan diklat manajemen air minum baik itu tingkat muda atau madya dengan pengajar teman-teman dari Tirta Pakuan,” terangnya.
Rivelino menambahkan, pelatihan yang diselenggarakan TC Tirta Pakuan dilengkapi dengan mekanisme ujian kompetensi untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif.
“Ada ujiannya untuk meraih gelar kompeten atau tidak. Diklat manajemen air minum tingkat muda, madya, dan utama. Itu ada tiga tahapan, bisa digelar di TC Tirta Pakuan bekerja sama dengan Perpamsi,” pungkasnya.
Dengan berbagai kegiatan pelatihan yang telah berjalan, TC Tirta Pakuan kini menjadi salah satu pusat pengembangan SDM air minum yang diakui di tingkat nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kompetensi dan profesionalitas SDM-nya. (Nicko)

