Berita UtamaNews

Tak Berperikemanusiaan, Anak Habisi Ibu Kandung Lalu Dibakar hingga Hangus

×

Tak Berperikemanusiaan, Anak Habisi Ibu Kandung Lalu Dibakar hingga Hangus

Sebarkan artikel ini
jasad hangus
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat akhirnya mengungkap secara gamblang modus keji pelaku berinisial BP yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, YRA, sebelum membakar dan membuang jasad korban di pinggir jalan kawasan Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Bidang Humas Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Selasa (27/1), membeberkan bahwa peristiwa tragis itu terjadi saat korban tengah terlelap tidur pada Minggu dini hari (25/1) sekitar pukul 02.00 WITA.

Diungkapkan Kholid, pelaku melancarkan aksinya dengan cara melilitkan tali ke leher korban yang sedang tidur pulas, lalu menariknya sekuat tenaga hingga sang ibu meregang nyawa di tempat.

Usai memastikan korban meninggal dunia, pelaku membungkus jasad ibunya menggunakan kain sprei. Jenazah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam bagasi belakang mobil Innova berwarna putih.

Tak berhenti di situ, pada Minggu pagi (25/1), pelaku membawa mobil tersebut menuju wilayah Sekotong, Lombok Barat, dengan jasad ibu kandungnya masih berada di bagasi. Dalam perjalanan, pelaku bahkan sempat berhenti di sebuah kios penjual bahan bakar minyak, yang diduga kuat untuk menyiapkan upaya menghilangkan jejak.

Setibanya di kawasan Batu Leong yang dinilai sepi, pelaku menghentikan kendaraan dan memarkirkannya di pinggir jalan. Jasad korban dikeluarkan dari bagasi, disiram BBM, lalu dibakar di lokasi.

Lanjut Kholid, sebelum meninggalkan tempat kejadian, pelaku masih menunggu sekitar 30 menit guna memastikan jasad korban benar-benar hangus terbakar.

Aksi keji itu akhirnya terungkap setelah warga menemukan sesosok jenazah hangus terbakar di tumpukan sampah pada Minggu sore (25/1). Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sekotong dan diteruskan ke Polres Lombok Barat.

Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *