KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya angkat suara keras usai video viral aksi premanisme yang menimpa sopir bajaj di kawasan Tanah Abang bikin publik geram.
Tanpa basa-basi, Pramono menegaskan tak ada lagi kompromi. Ia siap menggulung habis praktik premanisme yang meresahkan warga Jakarta.
Begitu melihat video yang beredar, Pramono langsung bergerak cepat. Ia memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja dan dinas terkait untuk bertindak tegas tanpa ampun terhadap pelaku.
Kasus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, seorang pedagang bakso di kawasan Kebon Sirih juga menjadi korban pemalakan hingga mengalami perusakan dagangan karena menolak memberikan uang setoran Rp100 ribu. Aksi brutal ini makin memicu kemarahan publik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini berjanji memperketat pengawasan di titik-titik rawan serta meningkatkan respons cepat terhadap laporan warga. Tujuannya memastikan keamanan merata, bahkan hingga pedagang kecil dan sektor informal.
Tak hanya pemerintah daerah, Polda Metro Jaya juga sudah pasang badan. Mereka menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku premanisme—penindakan tegas siap dilakukan kapan saja. (*)


