KITAINDONESIASATU.COM – Kelompok advokasi tahanan Palestina mengungkapkan fakta mengejutkan, bahwa jumlah warga Palestina yang kini mendekam di penjara Israel telah menembus lebih dari 11.000 orang. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak meletusnya Intifada Kedua tahun 2000.
Dalam laporan resminya, kelompok advokasi tersebut menegaskan angka tersebut belum termasuk para tahanan yang dikurung di kamp-kamp militer Israel. Mayoritas dari mereka merupakan tahanan administratif serta individu yang masih menunggu persidangan.
Dari ribuan tahanan itu, tercatat ada 94 perempuan (termasuk dua dari Gaza) serta lebih dari 400 anak-anak. Jumlah tahanan administratif sendiri mencapai 3.577 orang, rekor tertinggi dalam kategori itu.
Sementara itu, sebanyak 2.662 orang diklasifikasikan Israel sebagai “kombatan ilegal”, status yang juga disematkan pada tahanan dari Lebanon dan Suriah.
Laporan ini menyoroti bagaimana praktik penahanan massal Israel terus meningkat, memperparah kondisi kemanusiaan Palestina di tengah konflik yang belum berakhir. (Sumber: WAFA-OANA)



