KITAINDONESIASATU.COM – Mengambil langkah tegas dalam menjaga kebersihan lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TNI-Polri dan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih Sungai Cipakancilan di Jalan Kolonel Enjo Martadisastra III, Senin 10 Febuari 2025 kemarin. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyoroti kondisi sungai saat kunjungannya di Kota Bogor.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa perhatian Presiden tertuju pada sungai yang terhubung ke Ciliwung, dengan hulu berasal dari Cisadane.
“Dalam perjalanan menuju dapur di Teplan (Tanah Sareal), beliau melihat ada hal yang perlu mendapatkan perhatian,” kata Hery, Selasa 11 Febuari 2025.
Hery menambahkan bahwa penanganan sungai adalah tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Presiden memberikan instruksi langsung untuk melakukan pembersihan, yang diteruskan melalui Pak Danrem dan Pak Dandim kepada Pemkot, TNI, dan Polri,” ujarnya.
Di lokasi kegiatan, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, Dandim 0606/Kota Bogor, menyatakan kesiapan pihaknya dalam melakukan pengawasan. “Kami akan terus memonitor dan memastikan kebersihan terjaga. Jika sampah menumpuk, personel akan segera dikerahkan,” tegasnya.
Selain itu, Letkol Dwi Agung juga mengajak warga untuk aktif menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melaporkan pelanggaran kebersihan. Aksi bersih-bersih ini turut melibatkan PKK Kota Bogor dan Satgas Naturalisasi Ciliwung, dimulai dengan apel bersama yang dipimpin oleh Letkol Dwi Agung dan Hery Antasari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas Pemkot Bogor bersama Forkopimda, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kedepannya, area di sepanjang sungai direncanakan menjadi taman untuk mencegah pencemaran dan sampah sembarangan. Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2021 akan diperketat untuk memastikan kebersihan terjaga dan pelanggar dikenai sanksi. (Nicko/Yo)

