Sebelumnya, rangkaian adat sudah berlangsung mulai akhir April. Prosesi ngaruhan panji dilaksanakan Kamis 30 April 2026 di Kecamatan Darmaraja. Kemudian, kirab panji bergerak dari lokasi tersebut menuju Sri Manganti pada Jumat 1 Mei 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dipastikan hadir dan berpartisipasi langsung dalam kirab tersebut. Ia akan beriringan dengan pejabat daerah serta para tokoh adat sepanjang jalur yang ditentukan.
Selain jadwal, rute perjalanan juga mengalami perbaikan dan penyesuaian. Namun, wilayah yang dilewati tetap sembilan kabupaten dan kota sesuai rencana awal.
Penghormatan kepada leluhur
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni adat. Menurut keterangan dalam rapat, kirab ini sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur serta upaya melestarikan warisan budaya dan tradisi yang menjadi identitas masyarakat Sunda.
Di sisi lain, perjalanan kirab juga dimanfaatkan sebagai sarana meninjau dan mengevaluasi hasil pembangunan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Barat di sepanjang lintasan wilayah yang dilewati.
Sekretaris Daerah Herman Suryatman ditunjuk sebagai penanggung jawab teknis penyelenggaraan. Ia akan membagi tugas kepada instansi terkait agar setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana.


