Hari ini dengan segala kerendahan hati dan dengan ketulusan dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Setelah berdoa bermuhasabah dan istikhoroh saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan siapapun, bukan karena permintaan siapapun tapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab mendalam kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat.
Sebelumnya, Gus Miftah sempat membuat masyarakat Indonesia geram atas pernyataannya yang menghina pedagang es teh bernama Sunhaji saat mengisi pengajian dihadiri banyak jamaah.
Akibat pernyataan tersebut, Gus Miftah dikecam se-Indonesia hingga PM Malaysia Anwar Ibrahim ikut menyesalkan ucapan tersebut. Meski sudah meminta maaf, masyarakat tetap mendesak Gus Miftah untuk mundur. (*)

