KITAINDONESISATU.COM – Sri Mulyani minta maaf kepada publik dalam sebuah postingan terbaru di akun Instagramnya.
Permintaan maaf setelah kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, dijarah massa pada Minggu 31 Agustus dini hari.
Kejadian ini sontak menyedot perhatian masyarakat karena rumah Menteri Keuangan tersebut mengalami dua gelombang penyerbuan, pada pukul 00.30 WIB dan 03.30 WIB.
Dalam pernyataannya, Sri Mulyani minta maaf dan berterima kasih atas simpati, doa, serta dukungan moral yang ia terima.
Sri Mulyani Minta Maaf, Akui Banyak Kekurangan
Ia mengakui adanya kekurangan selama menjalankan tugas sebagai pejabat negara dan menegaskan bahwa kritik seharusnya disampaikan melalui jalur hukum, bukan dengan cara merusak atau menjarah.
Lebih lanjut, Sri Mulyani minta maaf sembari mengingatkan pentingnya menjaga kualitas demokrasi dengan cara yang beradab.
Ia menolak tindakan anarki maupun intimidasi, dan mengajak masyarakat memperkuat demokrasi melalui jalur konstitusional seperti Mahkamah Konstitusi atau pengadilan.
Sri Mulyani menutup pernyataannya dengan ajakan agar seluruh pihak menjaga persatuan bangsa.
“Demokrasi memang belum sempurna, tapi kita harus memperbaikinya tanpa cara-cara kekerasan,” tegasnya

