Berita Utama

Sosok Yusuf Saadudin, Dirut Bank BJB yang Meninggal di Usia 52 Tahun

×

Sosok Yusuf Saadudin, Dirut Bank BJB yang Meninggal di Usia 52 Tahun

Sebarkan artikel ini
BJB
dirut bjb yusuf saadudin meninggal dunia dalam usia 52 tahun. (Instagram)

KITAINDONESIASATU.COM – Dunia perbankan Indonesia diselimuti duka mendalam atas wafatnya Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb), Yusuf Saadudin. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat dini hari, 14 November 2025, sekitar pukul 00.30 WIB di Rumah Sakit Mayapada Bandung.

Yusuf Saadudin meninggal dunia pada usia 52 tahun dan disemayamkan di rumah duka di Jalan Gamelan Nomor 4, Bandung. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya almarhum.

Yusuf Saadudin dikenal sebagai figur profesional yang meniti karier dari bawah dan tumbuh besar di bank bjb.

  • Kelahiran: Bandung, tahun 1973.
  • Pendidikan:
    • Sarjana Akuntansi di Universitas Padjajaran (lulus 1999).
    • Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di Universitas Padjajaran (lulus 2015).

Kombinasi latar belakang Akuntansi dan Hukum Ekonomi dan Bisnis menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kariernya.

Rekam Jejak di Bank BJB

Almarhum telah memegang berbagai posisi strategis di bank bjb sebelum diangkat menjadi pucuk pimpinan:

  • 2019–2021: Pemimpin Divisi KPR & KKB bank bjb.
  • 2021–2024: Pemimpin Divisi Kredit Konsumer.
  • 2024–Maret 2025: Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb.
  • Maret 2025–November 2025: Direktur Utama bank bjb.

Yusuf Saadudin resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama per 11 Maret 2025, menggantikan posisi sebelumnya dan memimpin bank bjb melewati masa transisi penting. Meskipun masa jabatannya tergolong singkat, manajemen bank bjb menyebut Yusuf adalah sosok pemimpin strategis yang memiliki dedikasi dan komitmen tinggi terhadap transformasi perusahaan.

Manajemen bank bjb memastikan bahwa seluruh proses bisnis dan layanan operasional tetap berjalan normal sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG). Rekan kerja di BJB maupun relasi almarhum sangat kehilangan atas wafatnya orang yang dikenal baik hati dan dermawan ini.

Mereka tidak mendug Yusuf Saadudin wafat dalam usia yang terbilang masih muda. “Kami sangat kehilangan sosok beliau yang mengayomi karyawan dan baik dengan siapa pun,” kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang terlihat sedih dengan meninggalnya almarhum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *