KITAINDONESIASATU.COM – Nama Jaïro Jocquim Riedewald disebut-sebut bakal menjalani proses naturalisasi sebagai warga Indonesia pada Oktober 2024 mendatang.
Ada dua pemain yang bakal dinaturalisasi pada kesempatan itu selain Jaïro Jocquim Riedewald juga disebut Mauro Zihkstra.
YouTuber asal Indonesia yang biasa membahas pemain keturunan, Yussa Nugraha menanyakan kepada rekannya di Belanda Dennie Laar.
Kabar kemudian menggemparkan publik sepakbola Indonesia dimana Timnas Indonesia yang kini tengah naik daun dalam kompetisi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dan memang salah satu pemain keturunan Indonesia Jaïro Jocquim Riedewald sedang dalam proses naturaliasi.
Peristiwa ini pun viral di media sosial dan menjadi harapan baru Timnas Indonesia dengan masuknya pria berusia 27 tahun ini.
Jairo Riedewald yang lahir pada 9 September 1996 di Harlem, Belanda, merupakan pemain keturunan Suriname.
Diketahui, ia memiliki darah Manado, Sulawesi Utara, berdasarkan pengakuan sang nenek seperti dalam unggahan akun instagram @jairoriedewaldd
Karier sepak bola Jairo berawal di akademi Haarlem, kemudian pindah ke akademi Ajax pada tahun 2008.
Bersama Ajax, ia memulai perjalanannya meniti karier sepak bola, dimulai dengan bergabung dengan Ajax U17 pada tahun 2011, dan pada tahun 2013 ia bergabung dengan tim Ajax U19.
Baru pada tahun 2014 ia mulai bergabung dengan tim senior Ajax Amsterdam.
Pada musim pertamanya, ia berhasil mempersembahkan gelar juara liga untuk klub ibu kota tersebut.
Permainannya yang apik di Liga Belanda membuat klub Liga Inggris seperti Crystal Palace tertarik untuk mendatangkan gelandang bertahan tersebut.
Hingga pada tahun 2017, Jairo akhirnya berhasil diboyong The Eagle ke Liga Inggris.
Berikut wawancara wartawan dengan Jairo Riedewald yang ditanyangkan dalam akun @jairoriedewaldd.
Apa hubungan kamu dengan Indonesia?
Nenek saya orang Indonesia. Ibu saya separoh Indonesia dan saya perempat orang Indonesia.
Di rumah nenek selalu ada masakan Indonesia. Di pesta perkawinan ketemu keluarga Indonesia.
Apakah sudah pernah ke Indonesia? Belum pernah saya rasa saatnya ke sana.
Apakah kamu akan ikut tim utama ke Indonesia?
Daftar pemain belum diumumkan, tepi saya rasa saya ikut. Kalau saya pergi, mungkin nenek akan telepon saudaranya di sana.
“Cucu saya ada di sana.” Mungkin mereka menemui saya dan kita foto bersama. Mungkin seperti itu yang akan terjadi.
Bagaimana menurut kamu, Ajax disambut di Indonesia? Apakah mereka kenal kamu?
Saya tidak yakin, mereka mengenal saya. Tetapi kalau Ajax jelas punya nama baik.
Sebab klub yang punya nama besar di Belanda dan luar negeri.
Kalau tidak berangkat dengan Ajax, apakah kamu sendiri punya rencana ke Indonesia?
Pasti kalau tidak paroh tahun bisa akhir tahun dan bila perlu musim panas tahun depan.
Pastinya kami akan ke sana, sebab ibu saya juga senang kalau ke Indonesia. **


Respon (1)