KITAINDONESIASATU.COM – Kota Sorong menjadi titik awal bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pesona Taman Laut Raja Ampat.
Terletak di Semenanjung Papua Barat, nama “Sorong” berasal dari bahasa Soreri yang berarti “laut dalam yang bergejolak”.
Jika dilihat di peta, kota ini berada di bagian kepala burung pada peta Papua.
Sebagai kota pelabuhan, Sorong dikelilingi oleh pegunungan, bukit, serta hutan lindung, menjadikannya kawasan yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Kota ini juga dihuni oleh masyarakat dari berbagai etnis, mencerminkan keberagaman budaya yang harmonis.
Perairan di sekitar Sorong dikenal sebagai penghasil Ikan Tuna dan Udang berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai negara.
Dibandingkan dengan kota-kota lain di Papua, Sorong berkembang dengan pesat dan memiliki suasana yang aman serta dinamis.
Wisatawan dapat menjelajahi kota ini dengan berbagai moda transportasi, seperti taksi, mobil sewaan, atau becak untuk perjalanan jarak dekat.
Angkutan kota (angkot) juga menjadi pilihan yang umum digunakan. Namun, sebelum naik angkot, sebaiknya pastikan rute yang tepat agar tidak tersesat.
Jika perlu, mintalah bantuan informasi dari pihak hotel tempat menginap atau tanyakan kepada penduduk setempat.
Mencatat nomor angkot juga dapat membantu memastikan perjalanan yang lebih lancar.
Meskipun transportasi laut masih menjadi pilihan utama untuk penumpang dan kargo antar pulau, tersedia juga penerbangan menuju Sorong.
Beberapa maskapai seperti Silk Air dari Singapura serta Garuda Indonesia dan Pelita Air melalui Manado menawarkan rute penerbangan ke kota ini.
Sorong memiliki dua bandara, yaitu Bandara Jefman dan Bandara Domine Eduard Osok, yang menjadi akses utama bagi wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan Papua Barat.- ***

