KITAINDONESIASATU.COM– Harapan untuk menghadirkan sarjana dari setiap desa di Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menggulirkan gagasan ambisius melalui program “Satu Desa Satu Sarjana” yang digadang menjadi tonggak baru dalam pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa.
Program tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Rudy di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong. Rapat itu menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan daerah untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kesempatan pendidikan tinggi bagi warga desa.
Dalam arahannya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek pembangunan manusia.
“Percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Karena itu, kita perlu merumuskan Peraturan Bupati terkait Bantuan Keuangan Desa yang bisa digunakan untuk mendukung program Satu Desa Satu Sarjana,” ujar Rudy, dalam keterangan tertulis, Rabu 8 Oktober 2025.
Menurutnya, program tersebut diharapkan menjadi terobosan nyata dalam mewujudkan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi hingga ke pelosok desa. Melalui program ini, setiap desa di Kabupaten Bogor diharapkan dapat membiayai minimal satu warganya untuk menempuh pendidikan strata satu (S1) di perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Bupati Bogor menjelaskan bahwa Pemkab Bogor tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas di Kabupaten Bogor, salah satunya dengan ITB Vinus Bogor, untuk pelaksanaan program ini.
“Kita ingin tahun 2026 sudah berjalan. Targetnya, minimal 416 mahasiswa dari 416 desa di Kabupaten Bogor bisa menempuh pendidikan tinggi. Ini menjadi langkah awal menuju cita-cita besar kita, yaitu membentuk Universitas Tegar Beriman milik Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Rudy Susmanto juga menyoroti pentingnya mekanisme pembelajaran yang fleksibel dan terjangkau, termasuk melalui sistem pembelajaran daring (virtual learning), agar dapat diakses oleh mahasiswa dari berbagai wilayah desa.

