Seperti diketahui, dalam kurun waktu tahun 2014 hingga tahun 2023, smelter BTI dikendalikan oleh Ricky Gunawan selaku Direktur Utama dan Toto Hermawan Liem selaku Komisaris Utama.
Tak hanya itu, ada tiga nama lainnya yang kala itu juga mengisi jabatan penting di smelter BTI. Seperti nama Suharno Suroso, Togar Sianipar. Keduanya menjabat komisaris. Dan satu lagi Yonghong Duan sebagai direktur.
Smelter BTI ditenggarai sempat ikut dalam konsorsium smelter swasta yang kini justru terjebak kasus korupsi timah Rp 300 triliun. (Aris MP/aps)

