KITAINDONESIASATU.COM – Ada yang membanggakan dunia dari perfilm-an Indonesia dalam program World Cinema Dramatic Competition melalui Sundance Film Festival 2026.
Momen ini sekaligus menandai untuk pertama kalinya film Indonesia terseleksi di program tersebut sejak 13 tahun terakhir dengan masuknya Film Para Perasuk (Levitating) dalam ajang ini.
Film Para Perasuk (Levitating) garapan sutradara Wregas Bhanuteja persembahan Rekata Studio mendapat sambutan standing ovation di Sundance International Film Festival 2026.
Sutradara Wregas Bhanuteja dalam keterangan pers seperti dilansir kantor berita Antara mengaku terharu diterima dengan baik oleh audiens internasional, termasuk di Sundance dan semoga nanti mendapat sambutan baik dari penonton Indonesia.
Film ini dibintangi Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, serta Anggun C Sasmi, mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda bernama Bayu untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya.
Sang sutradara dengan kemampuannya mengekplorasi fenomena kerasukan yang terjadi di sebuah pengalaman komunal masyarakat sebagai sesuatu yang eksotis dan menjadi realita dikehidupan masyarakat di Indonesia.
Kerasukan dan adanya ritual sambetan di dalam film ini ditampilkan sebagai pengalaman komunal sehari-hari merupakan momen seseorang keluar dari rutinitas mereka, kemudian melepas tekanan dan terhubung kembali dengan sesama.
Selain mendapat sambutan standing ovation dari penonton film ini menjadi ulasan positif dari media internasional Screen Daily menulis tentang Anggun sebagai sosok yang memukau dalam adegannya.
“Kisah quasi-coming-of-age yang energetik dari (Wregas) Bhanuteja ini memberikan pencerahan sekaligus kecerdasan secara artistik,” tulis ulasan Screen Daily.
Sundance International Film Festival sediri merupakan festival film legendaris di Amerika Serikat yang pertama kali berlangsung pada 1978, merupakan festival film ini merupakan festival film independen terbesar di dunia.
Sundance 2026 berlangsung pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026. Film Para Perasuk terpilih dari total 16.201 film submissions (termasuk 2.579 film panjang internasional) dari 164 negara.
Di festival ini Para Perasuk akan berkompetisi dengan 9 film lainnya, diharapkan menjadi langkah pertama Film Para Perasuk menjadi film yang bisa bertemu dengan lebih banyak penonton dari berbagai negara setelah festival ini. **
