Berita Utama

Serangan Udara Israel Gempur Gaza, Sehari 220 Orang Tewas

×

Serangan Udara Israel Gempur Gaza, Sehari 220 Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
FotoJet 44
Serangan Israel abaikan orang-orang sipil

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki minggu ketiga bulan Ramadan, ketegangan antara Israel dan kelompok militan di Gaza kembali memanas. Serangan udara Israel yang dilancarkan dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan ratusan korban jiwa di wilayah Palestina tersebut. Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 220 orang tewas dalam sehari, termasuk puluhan anak-anak dan perempuan, akibat serangan tersebut.

Serangan Israel ini merupakan respons terhadap rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel. Militer Israel menyatakan bahwa mereka menargetkan infrastruktur militer milik kelompok militan Hamas dan Jihad Islam. Namun, serangan tersebut juga mengenai bangunan-bangunan sipil, termasuk rumah-rumah penduduk, sekolah, dan rumah sakit.

Kondisi di Gaza saat ini sangat memprihatinkan. Ribuan warga sipil terpaksa mengungsi dari rumah mereka untuk mencari tempat perlindungan yang lebih aman. Banyak dari mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat serangan tersebut.

Komunitas internasional mengecam keras serangan Israel dan menyerukan agar kedua belah pihak segera menghentikan eskalasi kekerasan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi-organisasi kemanusiaan lainnya mendesak agar bantuan kemanusiaan segera disalurkan ke Gaza untuk membantu para korban.

Tim penyelamat melaporkan lebih dari 200 orang tewas dalam serangan Israel pada Selasa (18/3) waktu setempat itu. Atas serangan udara terbaru Israel ini, kelompok Hamas menuduh pemerintah Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menggagalkan gencatan senjata.

Baca Juga  OIKN Dapat Kucuran Dana Hibah dari 7 Perusahaan Teknologi Amerika Serikat

Serangan itu diperintahkan setelah “Hamas berulang kali menolak untuk membebaskan sandera kami, serta penolakannya terhadap semua usulan yang telah diterimanya dari Utusan Presiden AS Steve Witkoff dan dari para mediator,” kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Arabiya dan AFP, Rabu (18/3/2025).

Konflik antara Israel dan kelompok militan di Gaza telah berlangsung selama bertahun-tahun dan telah menyebabkan ribuan korban jiwa. Upaya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan terus dilakukan, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Masyarakat internasional berharap agar kedua belah pihak dapat segera menghentikan kekerasan dan kembali ke meja perundingan. Hanya dengan dialog dan negosiasi, perdamaian yang adil dan berkelanjutan dapat dicapai di wilayah yang dilanda konflik ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *