KITAINDONESIASATU.COM-Serangan rudal Balistik Iran ke sejumah pangkalan militer AS di Timur Tengah, mengakibatkan sekitar 560 personel militer AS tewas dan luka-luka. Hal ini diungkapakan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ahad.
“Pangkalan militer AS di Bahrain diserang oleh dua rudal balistik, dan pangkalan-pangkalan lain juga digempur serangan tanpa henti, yang sejauh ini mengakibatkan 560 tentara Amerika tewas atau luka-luka,” seperti dikutip kantor berita Fars.
Laporan itu juga menyebutkan empat serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan angkatan laut Bahrain, yang menyebabkan “kerusakan serius” pada pusat komando dan dukungan.
Menurut IRGC, Teheran menargetkan pangkalan angkatan laut AS Ali Al-Salem di Kuwait, mengganggu operasinya, serta tiga objek pangkalan angkatan laut Mohammed Al-Ahmad di sana.
Pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil.
Televisi pemerintah Iran mengkonfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Iran lantas menanggapi serangan tersebut dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Sementara itu, Kantor Berita Rusia TASS melaporkan Kapal Induk USS Abraham Lincoln terpaksa meninggalkan area penempatannya menyusul serangan Iran menggunakan empat rudal Balistik.
Mengutip laporan dari IRGC, kapal induk itu menuju Samudra Hindia, sementara Komando Pusat AS mengonfirmasi kapal itu mendapat serangan tetapi menyatakan tidak terkena serangan. (*)

