KITAINDONESIASATU.COM – Warga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang tewas di area belakang bengkel mebel.
Peristiwa pria tewas ini terjadi pada Jumat siang, 26 Desember 2025, dan sempat mengundang perhatian warga sekitar lokasi kejadian.
Seorang pria ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di belakang bengkel mebel UD Jati yang berada di Dusun Selorejo, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno.
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak kaku dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Korban diketahui bernama Agung Sumedi (59), warga Dusun Karang Tengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Kronologi Penemuan Korban Tewas
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Yoyok (37).
Setelah menunaikan salat Jumat, saksi melintas di area belakang bengkel mebel saat hendak menuju warung kopi miliknya.
Ia terkejut ketika melihat seorang pria tergeletak dalam kondisi tidak bergerak. Saksi sempat mencari pemilik mebel, namun tidak menemukannya.
Setelah memastikan identitas korban, saksi kemudian menghubungi keluarga korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat.
Perangkat desa selanjutnya menghubungi petugas kesehatan dari Puskesmas Mojowarno. Di waktu yang bersamaan, laporan resmi juga disampaikan ke Polsek Mojowarno.
Aparat kepolisian bersama tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum petugas tiba di lokasi.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan tim identifikasi dari Polres Jombang guna memastikan penyebab kematian.
Dari hasil pemeriksaan menyeluruh, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan sering mengeluhkan kondisi kesehatannya dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, pihak keluarga juga menunjukkan surat keterangan sakit dari salah satu rumah sakit di wilayah Malang, dengan catatan kontrol terakhir pada awal Desember 2025.
Dipastikan Meninggal Karena Sakit
Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan dan keterangan yang dihimpun, polisi memastikan korban meninggal dunia akibat sakit.
Keluarga korban menerima kejadian tersebut dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disucikan dan dimakamkan.
Kepolisian menegaskan bahwa peristiwa ini tidak mengandung unsur pidana dan murni merupakan kematian karena kondisi kesehatan korban.(*)

