Berita UtamaNews

Sempat Pingsan saat Upacara Duka, Menteri KKP Dihubungi Langsung Presiden Prabowo

×

Sempat Pingsan saat Upacara Duka, Menteri KKP Dihubungi Langsung Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
sakti
Presiden Prabowo Subianto menghubungi Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono usai insiden pingsan. (Tangkapan Layar)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono usai insiden mendadak yang membuatnya pingsan saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Trenggono mengungkapkan momen penuh empati tersebut melalui akun Instagram resminya, seraya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo dan doa masyarakat yang mengalir deras. Ia memastikan kondisi kesehatannya kini baik-baik saja, hanya mengalami kelelahan fisik dan mental sebagaimana hasil pemeriksaan tim medis.

Trenggono tak menampik bahwa tekanan batin begitu berat ia rasakan, menyusul musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang merenggut nyawa tiga anggota keluarga besar KKP.

Meski tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden Prabowo di London dan Davos, ia menegaskan tetap berdiri bersama jajarannya dalam suka dan duka. Baginya, menjadi inspektur upacara pelepasan para korban adalah bentuk pendampingan terakhir sebagai seorang komandan terhadap pasukannya yang gugur saat bertugas.

Upacara yang berlangsung khidmat di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, berubah menjadi momen mengejutkan ketika Trenggono tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri tepat saat prosesi penyerahan jenazah korban dari pihak keluarga kepada negara. Suara tubuhnya yang terjatuh terdengar menggema di dalam auditorium, memicu kepanikan seketika di antara para peserta upacara.

Korban yang dilepas dalam upacara tersebut adalah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Alm. Capt. Andy Dahananto, yang gugur dalam tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan segera mengambil alih posisi sebagai inspektur upacara demi memastikan prosesi kenegaraan tetap berjalan. Usai upacara, Didit memastikan bahwa Trenggono telah sadar dan dalam kondisi stabil, sembari menegaskan bahwa insiden tersebut murni akibat kelelahan ekstrem setelah hari-hari berat yang penuh duka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *