KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto menggelar penyambutan megah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1), bagi para atlet Indonesia yang berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Momen ini menjadi sorotan karena para pahlawan olahraga tanah air, khususnya peraih medali emas, dipastikan menerima bonus fantastis langsung dari Presiden.
Kontingen Merah Putih mencetak sejarah besar di SEA Games 2025 dengan finis di posisi runner-up, tepat di bawah Thailand sebagai tuan rumah. Indonesia sukses membukukan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu—sebuah capaian yang menggemparkan publik nasional.
Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena untuk pertama kalinya sejak SEA Games 1995, Indonesia kembali menduduki peringkat kedua klasemen akhir. Capaian ini menandai kebangkitan prestasi olahraga nasional di level Asia Tenggara.
Para atlet tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.30 WIB dan disambut dalam upacara resmi yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB. Dalam agenda itu, Presiden Prabowo akan menyerahkan bonus sebagai bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet.
Khusus peraih medali emas, Presiden menyiapkan bonus Rp1 miliar per orang. Untuk SEA Games 2025, Prabowo telah menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir agar menyiapkan anggaran bonus tersebut.
Angka ini melonjak tajam dibandingkan SEA Games 2023 di Kamboja, di mana atlet peraih emas hanya menerima bonus Rp525 juta. Dengan raihan 91 emas, total bonus yang harus disiapkan pemerintah mencapai Rp91 miliar.
Janji bonus Rp1 miliar ini sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo saat melepas kontingen Indonesia di Istana Negara pada 5 Desember 2025. Komitmen tersebut kembali ditegaskan usai Tim Garuda menorehkan prestasi gemilang.
Dalam sebuah acara di Serang, Banten, pada 20 Desember 2025, Presiden Prabowo bahkan sempat melontarkan candaan serius soal besarnya bonus tersebut.
“Menteri Pemuda dan Olahraga sudah kembali, saudara Erick Thohir. Selamat dengan 91 emas, terima kasih. Di satu pihak saya senyum, 91 emas. Di lain pihak, agak pusing juga. Bonusnya besar sekarang,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa janji seorang pemimpin adalah kehormatan yang wajib ditepati. Ia memastikan seluruh atlet berprestasi tetap akan menerima bonus sesuai komitmen pemerintah.
“Sabdo Pandito Ratu. Ucapan seorang pemimpin harus dipegang. Gembira, pusing tidak apa-apa. Yang penting pejuang-pejuang kita dihormati dan dihargai,” tegas Prabowo. (*)


