Berita UtamaSepakbola

Ruben Amorim Tidak Terkejut Pemecatan yang Dialaminya dari Manchester United

×

Ruben Amorim Tidak Terkejut Pemecatan yang Dialaminya dari Manchester United

Sebarkan artikel ini
Ruben Amorim
Mantan pelatih MU, Ruben Amorim foto: instagram @rubenamorimu

KITAINDONESIASATU.COM – Perpisahan pahit antara pelatih Ruben Amorim dan Manchester United tampaknya sudah diprediksi sebelumnya oleh Amorim

Seperti diungkapkan reporter Sky Sports News, Kaveh Solhekol ahli strategi asal Portugal itu sama sekali tidak terkejut dengan pengumuman pemecatan pada Senin, 5 Januari 2026 sore waktu setempat.

Menurut Kaveh Ruben Amorim telah meramalkan skenario ini sejak lama, setelah meninggalkan pusat pelatihan Carrington, ia kembali ke keluarganya dan berencana untuk mengambil beberapa hari libur untuk memulihkan diri secara emosional setelah periode kerja yang sulit dan rumit di Machester United.

Meski demikian ia menyebut sebelum dipecat, Amorim tetap optimistis bahwa skuad Man United akan membaik dan cukup kuat untuk bersaing memperebutkan tempat di Liga Champions setelah para pemain kunci kembali dari turnamen AFCON.

Sepanjang masa jabatannya, Amorim secara konsisten mengungkapkan pandangan pribadinya dan menuntut agar klub mendatangkan setidaknya satu atau dua pemain berpengalaman selama jendela transfer musim dingin ini.

Namun, ia merasakan tekanan tak terlihat yang mengelilingi tim hingga membuat kegelisahan kejengkelan pada Amorim.

“Saya merasa Machester United tidak hanya memiliki satu manajer di dalam klub, tetapi mereka juga memiliki terlalu banyak ‘manajer’ lain di luar,” ungkap Amorim.

Pernyataan pahit ini mengungkapkan perasaan Amorim bahwa kekuasaannya sedang terancam oleh opini dan tekanan publik.

Yang menarik, Alejandro Garnacho – yang pindah ke Chelsea pada musim panas 2025 dengan harga £40 juta – secara terbuka mengungkapkan kegembiraannya di media sosial segera setelah berita pemecatan manajer asal Portugal itu dikonfirmasi.

Terlepas dari kemunduran ini, Ruben Amorim menegaskan bahwa ia akan tetap teguh pada prinsip-prinsip kepelatihannya dan berharap dapat segera kembali ke karier kepelatihannya di masa mendatang. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *