KITAINDONESIASATU.COM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali mengeluarkan kebijakan rotasi dan mutasi perwira tinggi (Pati) secara masif. Sebanyak 117 Pati TNI dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU) mengalami pergeseran jabatan strategis. Perubahan paling menonjol terlihat pada posisi Panglima Kodam (Pangdam) Jaya dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).
Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Pangdam Jaya, kini mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris Utama (Sestama) BIN. Penggantinya adalah Mayjen TNI Mayjen Deddy Suryadi yang sebelumnya menjabat Pangdam IV/Diponegoro
Sementara itu, posisi Danpaspampres kini dipercayakan kepada Mayjen Edwin Adrian Sumantha. Rotasi yang sebelumnya menjabat Danseskoad. Tidak hanya menyentuh dua posisi penting tersebut, melainkan juga puluhan jabatan lainnya di lingkungan Mabes TNI, Mabes TNI AD, AL, dan AU, hingga satuan-satuan tempur dan teritorial.
Keputusan mutasi ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/V/2025 yang ditandatangani pada 27 Mei 2025. Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan upaya penyegaran organisasi TNI.
Diharapkan dengan adanya mutasi ini, kinerja TNI akan semakin optimal dalam menghadapi berbagai tantangan, serta terus menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


