-Harga Naik: BBM, listrik, makanan, obat, elektronik, ongkos kirim — semua akan naik lagi dalam hitungan hari/minggu.
-Daya Beli Turun: Uang rupiah makin tak berharga, belanja makin sedikit.
-Utang Negara Membengkak: Pembayaran utang luar negeri makin mahal, beban APBN bertambah berat.
-Analis memperkirakan: jika ketegangan Timur Tengah tak mereda dan tidak ada langkah darurat, rupiah berisiko lanjut ke Rp18.200 – Rp18.500 dalam waktu dekat.
Pertanyaan besar sekarang: Apa langkah Bank Indonesia dan pemerintah selanjutnya? Apakah akan naikkan suku bunga lagi atau ada kebijakan khusus? Publik menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan menenangkan.**
