KITAINDONESIASATU.COM – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026. Harga emas melonjak signifikan sebesar Rp52.000, menempatkan logam mulia ini di level Rp2.968.000 per gram.
Kenaikan tajam ini dipicu oleh meroketnya harga emas dunia yang menembus level psikologis US$5.200 per troy ons. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina, serta spekulasi kebijakan moneter longgar dari Bank Sentral AS (The Fed) tahun ini, menjadi motor utama penguatan aset safe haven tersebut.
Di pasar domestik, pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati angka Rp17.000 per dolar AS turut mendongkrak harga emas lebih tinggi.
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga beli kembali atau buyback oleh Antam juga melonjak Rp50.000 menjadi Rp2.799.000 per gram. Dengan selisih (spread) sebesar Rp169.000, investor diingatkan bahwa emas tetap merupakan instrumen investasi jangka panjang.
Pengamat ekonomi memprediksi peluang harga emas menyentuh angka psikologis Rp3 juta per gram semakin terbuka lebar jika tensi politik global tidak kunjung mereda.

