KITAINDONESIASATU.COM – Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Puspomal) menggelar rekonstruksi kasus penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Balaraja, Sabtu (11/1) dini hari. Di mana dalam kejadian itu seroang bos rental mobil berinisial IAR, 48, tewas tertembak.
Dengan mengenakan seragam tahanan berwarna orange dan penutup kepala, ketiga tersangka penembakan bos rental mobil yang merupakan oknum anggota TNI AL dihadirkan dalam reka adegan tersebut.
Sebanyak 36 adegan diperagakan dalam reka ulang yang juga melibatkan saksi dari ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia). Rangkaian rekonstruksi dilaksanakan untuk menyesuaikan fakta di lapangan dengan keterangan yang disampaikan para tersangka.
Dalam rekonstruksi diketahui salah satu tersangka yakni Sertu AA yang mengendarai mobil Honda Brio milik korban sempat turun dari mobil dan masuk ke dalam minimarket di rest area KM.45.
Kemudian, korban IAR bersama rekan-rekannya dari ARMI pun datang dan langsung menghampiri Sertu AA yang saat itu sudah berada di samping minimarket.
Dalam rekonstruksi itu, disebutkan bahwa korban mengetahui Sertu AA memiliki senjata api lantaran sempat menodong korban saat di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.
Atas hal itu, korban dan rekannya itu pun langsung merangkul dan memegang lengan Sertu AA guna menjaga agar tidak mengambil senjata api yang khawatir diselipkan di pinggang sambil menanyakan pengemudi Honda Brio milik korban.
“Pak ini yang pakai mobil Brio siapa?,” tanya rekan korban kepada Sertu AA. “Saya, anggota TNI AL,” jawabnya dengan posisi tangan dipegangi rekan korban, dalam rekonstruksi yang digelar tersebut.
Melihat rekannya dikerumuni oleh korban dan rekan-rekannya, tersangka lain diduga Sertu RH keluar dari mobil Sigra berwarna hitam yang terparkir di samping mobil Brio milik korban sambil menenteng senjata api datang menghampiri kerumunan.
“Lepasin teman saya, kalau ga saya tembak,” ucap tersangka diduga Sertu RH kepada korban dan rekan-rekannya yang memegangi Sertu AA.
Kesal karena korban dan rekannya tak kunjung melepaskan cengkraman dari tersangka Sertu AA, maka diduga Sertu RH pun melepaskan tembakan sebanyak 4 kali.
Korban IAR pun tertembus peluru di bagian lengan dan dada tengah saat itu langsung tersungkur. Tak hanya itu, rekan korban RAB pun turut tertembak di bagian pundak.
Usai tertembak, korban IAR sempat mencoba lari ke dalam minimarket. Sang anak dan rekan-rekannya langsung mengevakuasi korban, nahas nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sementara itu para tersangka langsung melarikan diri menggunakan dua mobil yakni Honda Brio berwarna orange milik korban dan Daihatsu Sigra berwarna hitam menuju arah Jakarta. (*)

