Berita UtamaWisata

Rekomendasi Tiga Lokasi Wisata Air Terjun Niagara Indonesia di Pronojiwo Kawasan Semeru Lumajang

×

Rekomendasi Tiga Lokasi Wisata Air Terjun Niagara Indonesia di Pronojiwo Kawasan Semeru Lumajang

Sebarkan artikel ini
Air terjun kapas biru
Ilustrasi AIr Terjun Kapas Biru, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. foto: instagram @dolanpronojiwo

KITAINDONESIASATU.COM – Pronojiwo merupakan salah satu Kecamatan di wilayah Kabupaten Lumajang yang berdekatan dengan kawasan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Dari Pronojiwo, pendaki biasanya menuju Ranu Pani lalu mulai pendakian ke Ranu Kumbolo (sekitar 3-4 jam tracking).

Jarak pastinya tidak diketahui, tetapi Pronojiwo adalah pintu gerbang utama pendakian Semeru, jadi jaraknya relatif dekat dan mudah diakses dibandingkan jalur lain.

Kecamatan Pronojiwo terletak di Kabupaten Lumajang, berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang juga perbatasan langsung dengan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Untuk mencapai kawasan ini akan lebih mudah di tempuh dari Kota Malang dengan perjalanan sekitar 1 hingga 2 jam menggunakan kendaraan darat roda empat atau sepeda motor.

Kawasan Pronojiwo sendiri memiliki sejumlah destinasi alam yang sangat menarik, Anda bisa secara khusus mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di kawasan ini.

Setidaknya di kawasan Pronojiwo terdapat sejumlah destinasi wisaya air terjun yang indah atau lebih dikenal dengan nama coban atau tebing antara laian:

  1. Air Terjun Tumpak Sewu

Air terjun ini berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Probojiwo, Kabupaten Lumajang atau lebih dikenal dengan nama Coban Sewu atau Tebing Nirwana, merupakan kawasan air terjun yang sudah mendunia, banyak mendapatkan perhatian para turis di dunia.

Air Terjun Tumpak Sewu merupakan air terjun spektakuler dengan ribuan aliran air yang membuat pemandangan alam sangat indah, kawasan ini memiliki pemandangan seperti tirai yang sangat lebar hingga dijuluki dengan sebutan Niagara Indonesia.

Aksesnya cukup mudah: dari area parkir, pengunjung hanya perlu trekking ringan ±20–30 menit untuk mencapai area panorama dan jalur turun menuju dasar air terjun.

Jam operasional buka 07:00 – 17 WIB dengan harga tiket Rp20 ribu dan Rp100 ribu untuk turis mancanegara.

  1. Air Terjun Kapas Biru

Air Terjun Kapas Biru ini terletak di Dusun Mulyoarjo memiliki pemandangan dengan nuansa hijau yang asri dan alira yang jernih di sekitar air terjun itu.

Air Terjun Kapas Biru memiliki ketinggian 100 meter sehingga menciptakan panorama alam yang memukau dan berubah-ubah keindahannya ketika cuaca berubah.

Dinamakan Kapas Biru karena dikelilingi vegestasi hijau yang masih alami dan nampak warna kebiru-biruan dari kejauhan hingga masyarakat menyebutnya kapas biru yang jatuh dari langit.

Aktivitas wisata di lokasi ini bisa melakukan trakking alam pemandangan tebing dan vegestasi tropis yang menawan di alam terbuka akan membuat Anda betah di lokasi ini sambil menyantap kopi usai menyaksikan keindahan alam yang keindahanan tak ditemukan di tempat lain.

Untuk tiket masuk di lokasi ini antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per orang dengan parkir sepeda motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu.

Air Terjun Kapas Biru destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi saat berada di kawasan ini, keindahan air terjun yang megah dengan suasana tenang dan asri menjadikan tempat ini cocok bagi pecinta alam, fotografi, maupun mereka yang mencari ketenangan dari hiruk pikuk kota.

  1. Air Terjun Goa Tetes

Goa Tetes merupakan wisata air terjon dan Goa Karst di Pronojiwo, Kabupaten Lumajang yang merupakan spot unik di Goa Tetes.

Wisata ini merupakan wisata air terjun dan wisata karst atau goa yang terbentuk secara alami oleh alam karena proses batuan dengan air yang mengalir.

Goa Tetes sendiri berada persis tersembunyi di balik air terjun, rembesar air terjun mengalir memasuki mulut goa dan merembes dimana-mana di antara dinding-dinding goa yang menimbulkan alir air yang menarik, proses inilah kemudian dijadijadikan latar belakang penamaan Goa Tetes.

Jika air terjun Tumpak Sewu atau Coban Sewu, terbentuk karena aliran sungai yang terpotong oleh tebing curam, sedangkan di Goa Tetes merupakan aliran air yang muncul dari mulut goa, tidak pernah surut dan kering meskipun saat kemarau, air dan Karst syarat utama dalam proses pembentukan gua alami ini.

Destinasi wisata ini terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memiliki operasional mulai jam 08:00 hingga 17:00 WIB dengan harga tiket Rp5 ribu parkir sepeda motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu.

Jika Anda dari Luamajang bisa ditempuh dengan rute Lumajang arah Kecamatan pronojiwo ke Desa Sidomulyo kemudian arah Gua Tetes, jika Anda dari Malang dengan rute arah Kecamatan Dampit kemudian ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *