Berita Utama

Rebutan Antrean BBM Berujung Maut, Pemobil Tembak 2 Sopir Angkot di Banyuasin

×

Rebutan Antrean BBM Berujung Maut, Pemobil Tembak 2 Sopir Angkot di Banyuasin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penembakan. (Ist)
Ilustrasi penembakan. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kericuhan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Limau, Kecamatan Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan, berakhir tragis. Seorang sopir angkutan desa (angdes) bernama Oberta Parjiman alias Obi (35) tewas setelah ditembak oleh seorang pengendara mobil pribadi pada Selasa (21/10/2025) sore.

Insiden berdarah ini dipicu oleh cekcok dan adu mulut mengenai rebutan antrean saat hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Korban Obi dilaporkan tewas di tempat dengan luka tembak di perut sebelah kiri.

Tak hanya Obi, rekannya sesama sopir angdes, M. Dwi Yulianto (27), juga menjadi korban. Dwi Yulianto menderita luka tembak di bagian perut dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.

Baca Juga  LRT Sumsel Hadirkan Metode Pembayaran Non Tunai QRIS di Seluruh Stasiun

Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, mengungkapkan pelaku penembakan, beserta dua rekannya yang diduga terlibat pengeroyokan terhadap Dwi Yulianto, telah berhasil diamankan kurang dari 12 jam setelah kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, motif pasti penembakan masih didalami, namun dipastikan berawal dari ketersinggungan di antrean BBM.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *