Berita UtamaWisata

Puncak Masih Jadi Primadona, Kabupaten Bogor Rajai Kunjungan Wisata Jabar 2025

×

Puncak Masih Jadi Primadona, Kabupaten Bogor Rajai Kunjungan Wisata Jabar 2025

Sebarkan artikel ini
file 1767693303579 04bd696b b96e 4264 ab1d bad8e481dc23
Infografik peta Jawa Barat menempatkan Kabupaten Bogor sebagai tujuan wisata utama wisatawan nusantara pada 2025. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Kabupaten Bogor kembali menegaskan posisinya sebagai magnet utama pariwisata di Jawa Barat. Sepanjang tahun 2025, daerah ini tercatat sebagai tujuan wisatawan nusantara (wisnus) tertinggi di provinsi tersebut, mengungguli sejumlah kota dan kabupaten lain yang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan persentase kunjungan wisatawan nusantara terbesar sepanjang 2025. Capaian ini mencerminkan tingginya minat wisatawan terhadap beragam destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Bogor, sekaligus menandai peran strategis sektor pariwisata dalam menggerakkan perekonomian daerah.

BPS Jawa Barat mencatat, pada November 2025 jumlah perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat mencapai 17,66 juta perjalanan. Sementara itu, secara kumulatif pada periode Januari hingga November 2025, total perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat mencapai 193,24 juta perjalanan.

Dalam periode tersebut, wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) serta Bandung Raya masih menjadi daerah tujuan utama perjalanan wisata di Jawa Barat, dengan kontribusi sebesar 51,90 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara.

Baca Juga  Siap-Siap FYP! Diskominfo Kabupaten Bogor Bimbing Warga Desa Jadi Konten Kreator

Secara khusus, Kabupaten Bogor menempati posisi tertinggi sebagai daerah tujuan wisatawan nusantara di Jawa Barat dengan capaian 14,98 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh Kota Bandung sebesar 11,3 persen, Kota Bekasi sebesar 6,80 persen, Kabupaten Bandung sebesar 6,74 persen, Kabupaten Bekasi sebesar 6,28 persen, dan Kota Depok sebesar 5,72 persen.

Tingginya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor tidak terlepas dari kekayaan destinasi wisata alam yang dimiliki. Kawasan pegunungan, air terjun, hutan, hingga desa-desa wisata yang menawarkan pengalaman berbasis alam dan budaya lokal menjadi daya tarik utama bagi wisatawan nusantara.

Potensi wisata alam tersebut menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang mencari destinasi rekreasi, edukasi, serta wisata keluarga. Kawasan Puncak hingga destinasi wisata alam lainnya masih menjadi primadona dan terus menarik arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Malam ini Lawan Persib, Bruno Ungkap Jika Ingin Menang Harus Bertarung Lebih Banyak

Selain wisata alam, meningkatnya minat wisatawan juga didorong oleh penyelenggaraan berbagai event berskala daerah hingga nasional yang rutin digelar di Kabupaten Bogor. Sejumlah event tersebut antara lain konser musik, Bogor Run, Bogor Overland, serta berbagai festival dan kegiatan olahraga, otomotif, dan seni budaya yang tersebar di berbagai wilayah.

Event-event tersebut dinilai mampu menarik kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal atau length of stay, serta menggerakkan perekonomian lokal di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Keberhasilan sektor pariwisata Kabupaten Bogor juga didukung oleh berbagai kebijakan strategis yang digulirkan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal dan kerakyatan.

Sejumlah kebijakan tersebut antara lain pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Tegar Beriman dan di 16 kecamatan, program school trip bagi siswa SD, SMP, dan SMA ke desa-desa wisata di Kabupaten Bogor, peningkatan akses dan kualitas infrastruktur pariwisata seperti Jalan Malasari, serta berbagai program pendukung lainnya.

Baca Juga  Update Puncak, Arah Atas Ditutup Total, Arus Balik ke Jakarta Diprioritaskan

Meningkatnya kunjungan wisatawan turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini tercermin dari meningkatnya investasi di sektor jasa, khususnya pembangunan pusat perbelanjaan, kafe, restoran, serta berbagai fasilitas penunjang pariwisata lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Perkembangan sektor jasa tersebut tidak hanya memperkaya pilihan destinasi wisata, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.

Berbagai kebijakan, penyelenggaraan event, serta dukungan investasi tersebut dinilai mampu meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Bogor, memperluas pemerataan kunjungan wisata, serta mendorong pergerakan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi daerah, sehingga Kabupaten Bogor tetap menjadi destinasi favorit wisatawan nusantara di Jawa Barat. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *