KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah memprediksi puncak arus mudik 2026 akan terjadi pada pertengahan Maret.
Kementerian Perhubungan mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan.
Pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Lonjakan pemudik biasanya terjadi beberapa hari sebelum puncak perjalanan.
Banyak masyarakat memilih pulang kampung lebih awal. Hal ini membuat arus kendaraan mulai meningkat sejak H-7 Lebaran.
Sejumlah ruas tol utama diperkirakan mengalami kepadatan saat puncak arus mudik 2026.
Jalur menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur diprediksi menjadi titik paling ramai.
Selain tanggal utama, beberapa hari sebelumnya juga diprediksi ramai karena masyarakat mulai melakukan perjalanan.
Kondisi ini menjadi bagian dari rangkaian puncak arus mudik 2026.
Sementara itu, arus balik Lebaran diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. Periode ini masih berkaitan dengan fase puncak arus mudik 2026 dan pergerakan balik pemudik.
Operator jalan tol telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan jika terjadi lonjakan kendaraan.
Puncak Arus Mudik 2026
Salah satu skema yang disiapkan adalah rekayasa lalu lintas. Sistem contraflow dan one way dapat diterapkan sesuai kondisi.

