KITAINDONESIASATU.COM – Lebaran 1446 H memasuki hari ketiga. Masyarakat pun masih menikmati libur Lebaran yang akan berlangsung sampai 8 April 2025. Diperkirakan mereka akan kembali ke Jabodetabek pada akhir pekan. Nah, tak ada salahnya sekarang mempersiapkan diri untuk balik agar berjalan aman, nyaman dan lancar.
Pemerintah melalui Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memprediksi bahwa arus balik Lebaran 2025 akan mencapai puncaknya pada 5-7 April 2025. Tanggal-tanggal ini perlu dicatat baik-baik, karena kepadatan lalu lintas diprediksi akan sangat tinggi.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada puncak arus balik, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi, antara lain akan memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow di beberapa ruas jalan tol untuk mengurai kepadatan.
Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan membebaskan tarif tol di ruas tol Padaleunyi dan Cipularang bagi pengguna jalan yang terkena pengalihan lalu lintas (lalin) saat arus balik Lebaran 2025.
Insentif pembebasan tarif tol ini akan diberlakukan selama periode pengalihan lalu lintas yang diperkirakan akan dilakukan pada H+5 dan H+6 atau pada 6-7 April 2025.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pemangku kepentingan untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap lancar dan aman.
Pengalihan arus ini bertujuan mendistribusikan volume kendaraan agar tidak terpusat di satu titik serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang matang dan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan perjalanan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.(*)

