KITAINDONESIASATU.COM – Erupsi Gunung Semeru pukul 14:15 WIB kemarin juga menghancurkan dan mengubur kawasan Desa Supiturang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (20/11/2025).
Seperti dilaporkand alam unggahan netizin di akun Tiktok wbgs__ yang memperlihatkan bangunan di desa itu rata-haratu hancur diterjang banjir bandang aliran lahar dari Gunung Semeru.
“Astaghfirullah, desa ini jadi aliran sungai baru, yang sebelumnya ini pemukiman penduduk, sekarang sudah menjadi menjadi sungai aliran lahar di sini,” ujar seorang netizen yang meporkan secara langsung dengan unggahan videonya.
Dalam unggahan video itu tampak puluhan bangunan rumah yang berjajar di pinggir jalan sudah rata dengan tanah, hanya tinggal beberapa bangunan yang tampak masih mampu berdiri nanun dindingnya sudah lubang diterjang banjir lahar dan dipenuhi material vulkanik.
Bahkan dilaporkan akibat erupsi awan panas Gunung Semeru masih menyisakan sejumlah bongkahan batu besar yang masih memperlihatkan bara panas, dengan mengepulkan asap dari dalam batu pada pagi hari pukul 06:00 WIB.
Bahkan bangunan SDN Supiturang II, Kecamatan Candipuro, Lumajang sudah rata dengan tanah pada Rabu (19/11/2025) sore kemarin.
Seluruh bangunan sekolah hancur tinggal menyisakan pondasi yang tertimbun material batu dan pasir dari vulkanik letusan Gunung Semeru.
Begitu juga dengan bagunan rumah milik warga juga banyak yang mengalami kerusakan berat hingga belasan rumah sudah rata dengan tanah akibat erupsi itu.
Sementara SDN Supiturang II sendiri saat ini memiliki 96 murid dari kelas 4 hingga kelas 6 dengan tenaga pengajar sebanyak 8 orang personil. **


