Terkait lawatan Presiden Prabowo ke luar negeri, pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juana menilai, ini merupakan wujud komitmen agar Indonesia lebih terlibat dalam isu-isu internasional. Termasuk dalam penyikapi perang yang terjadi di Timur Tengah dan Eropa.
Hikmahanto yakin beliau akan bicara di forum internasional dan membawa perspektif Indonesia yang telah mengalami penjajahan, penindasan, dan diskriminasi. Utamanya melihat adanya perang yang berkecamuk.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, kepemimpinan Gibran akan diuji. Sebab, belum genap 100 hari, Gibran akan memegang kendali sebagai orang nomor wahid.(*)

