Ditambahkan bahwa Prancis dan negara berbahasa Prancis memegang peran besar di organisasi dunia, perdagangan, dan teknologi mutakhir.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah membangun generasi muda yang menguasai lebih dari satu bahasa asing, memperluas wawasan, dan siap bersaing secara global.
Reaksi Publik: Beragam & Menimbang
Kebijakan itu langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan tanggapan yang terbagi dua.
Pihak yang mendukung mengapresiasi langkah diplomasi dan peluang baru.
Mereka menganggap Bahasa Prancis dbernilai tinggi di bidang seni, hukum, kedokteran, hingga industri penerbangan dan nuklir.
Bahasa Prancis pun membuka akses lebih luas ke negara-negara Eropa, Afrika, dan kawasan lain.
Pihak yang mengkritik: Banyak yang mempertanyakan prioritas. Menyebutkan penguasaan bahasa Inggris di Indonesia masih tertinggal, fasilitas dan guru belum merata, serta kualitas pendidikan dasar masih butuh perhatian lebih.


