Berita UtamaViral

Dikeluhkan Pengendara, Polisi Tidur di Klaten yang Viral Akhirnya Dibongkar

×

Dikeluhkan Pengendara, Polisi Tidur di Klaten yang Viral Akhirnya Dibongkar

Sebarkan artikel ini
polisi tidur
Ilustrasi polisi tidur atau marka kejut. Polisi tidur d Klaten dibongkar.

KITAINDONESIASATU.COMSetelah viral dan mendapat keluhan dari pengendara, polisi tidur di Klaten kini dibongkar dan mendapat apresiasi netizen.

Keberadaan marka kejut atau yang lebih dikenal dengan ‘polisi tidur’ di Jalan Pemuda, Klaten, tepat di seberang kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, sempat viral dan menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Empat marka kejut yang terpasang di jalur lambat tersebut dinilai terlalu tinggi sehingga menyulitkan dan membahayakan para pengendara.

Keluhan mengenai tingginya marka kejut ini dengan cepat menyebar melalui media sosial, salah satunya melalui unggahan video di akun Instagram @infocegatanklaten.

Baca Juga  Mengenal Pramudya Iriawan Buntoro: Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pilihan Prabowo

Keberadaan Polisi Tidur Dikeluhkan Pengendara

Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana pengendara kesulitan melintasi marka kejut yang tampak menjulang tinggi.

Menanggapi keluhan masyarakat yang viral tersebut, Pemerintah Kabupaten Klaten bergerak cepat.
Tindakan pembongkaran polisi tidur kontroversial itu pun menjadi perhatian publik.

Bahkan turut diabadikan dalam berbagai video yang diunggah di platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Kegiatan pembongkaran marka kejut tersebut secara langsung diawasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.

Baca Juga  Pohon Pisang dan Kuburan di Tengah Jalan Dibongkar, Pemkab Respon Aksi Protes Warga

Kehadiran Bupati dalam proses pembongkaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi keluhan warganya. Terutama yang beredar di media sosial.

Sebelumnya beredar sejumlah video yang memperlihatkan kendaraan kesulitan melewati bantalan 4 baris tersebut. Netizen juga menghkawatirkan jika ada mobil yang melewati jalan tersebut ada ibu hamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *