KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah pipa gas milik perusahaan minyak Petronas di Malaysia meledak pada Selasa 1 April 2025 pagi, menyebabkan kebakaran hebat di Selangor.
Api berkobar tinggi di kawasan Putra Heights, dekat Kuala Lumpur, dan dapat terlihat dari beberapa kilometer.
Beberapa saksi mata juga melaporkan adanya getaran kuat saat ledakan terjadi.
Petronas mengonfirmasi insiden ini terjadi di jaringan pipa utama Petronas Gas Berhad (PGB) pada pukul 08.10 waktu setempat dan mengakibatkan korban luka.
BACA JUGA : Kebakaran Pipa Gas di Malaysia Sebabkan Lebih dari 100 Orang Luka-luka
Perusahaan telah mengisolasi jaringan pipa yang terdampak dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan warga dan kelangsungan pasokan gas.
Sebanyak 112 orang dilaporkan mengalami luka, sementara 49 rumah terdampak.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan doa dan meminta pemerintah setempat serta lembaga terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terkena dampak insiden ini.
Pihak berwenang awalnya mengatakan bahwa 33 orang terluka dan 6 orang dirawat di rumah sakit, sebelum memperbarui jumlah tersebut.
“Kebakaran tersebut melibatkan pipa gas Petronas yang bocor, dengan perkiraan 500 meter pipa tersebut dilalap api,” kata asisten direktur operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor Ahmad Mukhlis Mukhtar, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (1/4/2025).
Menurut departemen itu, Petronas telah menutup katup pada pipa yang terbakar. Beberapa laporan media mengatakan bahwa pipa tersebut telah pecah, dan penduduk setempat mengatakan kepada kantor berita negara Malaysia, Bernama bahwa mereka merasakan getaran sekitar pukul 8 pagi ketika hal ini terjadi.
Menurut pihak berwenang, para korban menderita luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya dan beberapa rumah juga terbakar setelah insiden tersebut. Para petugas pemadam kebakaran telah bekerja untuk menyelamatkan penduduk yang terjebak dan memberikan bantuan kepada para korban di sebuah pusat bantuan sementara di Masjid Putra Heights. Warga di sekitar lokasi kejadian telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.
Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah Malaysia, Nga Kor Ming membenarkan bahwa ia telah menerima laporan tertulis dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor tentang insiden tersebut.
“Kami akan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Saya telah memberikan instruksi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” katanya, seperti dikutip dari Bernama.
Sementara itu, Kepala Menteri Selangor Amirudin Shari memperingatkan bahwa meskipun katup tertutup, kobaran api masih besar karena masih ada sisa gas di dalam pipa.
“Saya menghimbau masyarakat untuk menghindari area tersebut sampai api benar-benar terkendali dan secara resmi dinyatakan aman oleh JBPM (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan). Prioritas saat ini adalah mengendalikan kebakaran dan menyelamatkan korban,” katanya dalam sebuah pernyataan.

