KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu penerbang terbaik TNI AU, Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto, gugur dalam insiden tragis jatuhnya pesawat latih sipil milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) di Ciampea, Bogor.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-S126 itu lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja Minggu pagi, 3 Agustus 2025, dalam misi latihan, namun hanya berselang 11 menit, hilang kontak dan ditemukan jatuh di dekat TPU Astana.
Marsma Fajar, sosok legendaris dengan call sign “Red Wolf” sekaligus eks penembus langit dalam insiden pencegatan F/A-18 Hornet milik AS tahun 2003, dinyatakan wafat setelah dievakuasi ke rumah sakit. Ia tengah melaksanakan misi latihan rutin penerbangan olahraga dirgantara bersama FASI, yang ternyata menjadi penerbangan terakhirnya.
TNI AU melalui Kadispenau Marsma Nyoman Suadnyana menyatakan rasa duka mendalam atas wafatnya sang pahlawan udara. “Semangat, dedikasi, dan pengabdian beliau akan terus hidup sebagai inspirasi generasi penerus TNI AU,” ujarnya. (*)

