KITAINDONESIASATU.COM – Tragedi berdarah mengguncang kawasan Cape Flats, Kota Cape Town, Afrika Selatan. Sebuah penembakan brutal di sebuah shebeen atau bar ilegal menewaskan delapan orang dan melukai sedikitnya tiga korban lainnya, Sabtu (17/1).
Kepolisian setempat mengungkapkan, rentetan tembakan dilepaskan secara membabi buta saat bar tersebut dipenuhi pengunjung.
“Informasi awal menunjukkan tujuh orang ditembak di lokasi. Dari sekitar 10 korban luka, enam meninggal dunia di tempat kejadian, satu korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ujar Komisaris Polisi Provinsi Western Cape, Thembisile Patekile.
Situasi semakin mencekam setelah polisi menerima kabar terbaru. Satu dari dua korban yang sempat mendapatkan perawatan medis juga akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit, sehingga total korban jiwa bertambah menjadi delapan orang.
Patekile menuturkan, saat insiden terjadi, puluhan orang berada di dalam bar, namun sebagian besar berhasil menyelamatkan diri dari hujan peluru. Tragisnya, pemilik bar termasuk di antara korban tewas.
Polisi menegaskan, hasil penyelidikan awal mengarah pada kasus pemerasan sebagai pemicu utama aksi penembakan tersebut. Sedikitnya tiga pelaku bersenjata diduga terlibat dan kini masih dalam perburuan intensif aparat keamanan. (Sumber: Sputnik)


