Berita Utama

Ditemukan Mengapung! Pemuda di Pasuruan Tewas Mengenaskan saat Nyetrum Ikan di Sungai

×

Ditemukan Mengapung! Pemuda di Pasuruan Tewas Mengenaskan saat Nyetrum Ikan di Sungai

Sebarkan artikel ini
Pemuda tewas di Pasuruan (istimewa)
Pemuda tewas di Pasuruan (istimewa)

KITAINDONESIASATU.COMSeorang pemuda di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia saat mencari ikan dengan cara menyetrum di sungai.

Korban bernama Akhmad Rizki Wijaya (23), warga Dusun Tenggulunan, Desa Tunggulwulung. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu siang, 4 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 11.30 WIB dengan tujuan mencari ikan di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Sebelum berangkat, Rizki sempat berpamitan kepada ibunya dan berjanji akan pulang sekitar pukul 14.00 WIB. Namun hingga waktu yang dijanjikan, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Baca Juga  Puasa Baru Sehari, Ratusan ASN Kota Bogor Sudah “Puasa Absen”

Merasa khawatir, ibu korban bersama anggota keluarga lainnya kemudian berusaha mencari Rizki ke sekitar sungai.

Saat itu kondisi cuaca masih gerimis, namun aliran sungai belum dalam keadaan deras. Pencarian keluarga berujung pada penemuan jasad korban yang sudah mengapung di tepi sungai dalam posisi terlentang.

Pemuda di Pasuruan Dievakuasi Warga

Saat ditemukan, ransel berisi aki basah yang digunakan untuk menyetrum ikan masih menempel di punggung korban dan dalam kondisi terendam air.

Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik dari alat yang digunakannya sendiri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga  Pengunjung Malam Tahun Baru di Monas Terpukau Pertunjukan Air Mancur Menari

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh warga sekitar dan dibawa ke rumah duka. Pada malam harinya, korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum dusun setempat.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *